Fahrul : Ada 6 Pengawas Pemilu Alami Sakit, di Keroyok, Hingga Pingsan
|
Fahrul : Ada 6 Pengawas Pemilu Alami Sakit, di Keroyok, Hingga Pingsan
Saat Jalankan Tugas Pengawasan
BAWASLUJAMBI-Tugas berat mengawal proses Pemungutan dan perhitungan suara yang dilakukan hampir 24 jam di TPS membuat sejumlah petugas penyelenggara dan pengawas ada yang jatuh sakit.
Bahkan, beberapa diantaranya harus dirawat. Tidak hanya itu risiko pengawasan dalam pelaksanaan Pemilu 2019, membuat salah seornag panwascam juga ada yang harus dikeroyok hingga mengalami luka.
Anggota Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi untuk Provinsi Jambi sendiri berdasarkan laporan yang diterimanya, untuk Sungaipenuh, satu pengawas kecamatan pesisir Bukit dikeroyok dan saat ini sudah melapor ke Polres. Lalu ada Pengawas Desa Koto Padang sakit dan pingsan dibawa ke rumah sakit.
Selain itu, seperti yang terjadi di Kabupaten Sarolangun, satu staf sekretariat Panwaslu kecamatan Mandi Angin bernama Resno Himari mengalami sobek pada tangan kirinya saat memperbaiki antena wifi Panwaslu kecamatan Mandi Angin yang mengakibatkan luka parah dengan 41 jahitan di tangan kirinya.
Selanjutnya, di Kabupaten Muaro Jambi, satu staf Bawalsu Kabupaten Muaro Jambi pingsan saat melaksanakan tugas. Di Kabupaten Tanjabbar, Panji Rajiwa, Anggota Panwascam Merlung sakit karena kelelahan.
Sementara itu, di Kota Jambi, 3 orang pengawas TPS sakit dan satu Anggota PPS dirawat di rumah sakit. Secara rinci, Dimana PTPS 5 Kelurahan Rangkayo Hitam harus dirawat di rumah sakit, PTPS 63 LLingkar Selatan sakit karena kelelalahan.
Lalu PTPS 22 an Kelurahan Lingkar Selatan Kecelakaan dan dibawa ke Puskemas dan Panwaslu Talangbakung dirawat di rumah sakti dan harus diinfus.Terakhir di Kabupaten Bungo, Pengawas TPS Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo atas nama Wagino juga sakit karena kelalahan.
Sumber : Jamberita.com
BAWASLUJAMBI-Tugas berat mengawal proses Pemungutan dan perhitungan suara yang dilakukan hampir 24 jam di TPS membuat sejumlah petugas penyelenggara dan pengawas ada yang jatuh sakit.
Bahkan, beberapa diantaranya harus dirawat. Tidak hanya itu risiko pengawasan dalam pelaksanaan Pemilu 2019, membuat salah seornag panwascam juga ada yang harus dikeroyok hingga mengalami luka.
Anggota Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi untuk Provinsi Jambi sendiri berdasarkan laporan yang diterimanya, untuk Sungaipenuh, satu pengawas kecamatan pesisir Bukit dikeroyok dan saat ini sudah melapor ke Polres. Lalu ada Pengawas Desa Koto Padang sakit dan pingsan dibawa ke rumah sakit.
Selain itu, seperti yang terjadi di Kabupaten Sarolangun, satu staf sekretariat Panwaslu kecamatan Mandi Angin bernama Resno Himari mengalami sobek pada tangan kirinya saat memperbaiki antena wifi Panwaslu kecamatan Mandi Angin yang mengakibatkan luka parah dengan 41 jahitan di tangan kirinya.
Selanjutnya, di Kabupaten Muaro Jambi, satu staf Bawalsu Kabupaten Muaro Jambi pingsan saat melaksanakan tugas. Di Kabupaten Tanjabbar, Panji Rajiwa, Anggota Panwascam Merlung sakit karena kelelahan.
Sementara itu, di Kota Jambi, 3 orang pengawas TPS sakit dan satu Anggota PPS dirawat di rumah sakit. Secara rinci, Dimana PTPS 5 Kelurahan Rangkayo Hitam harus dirawat di rumah sakit, PTPS 63 LLingkar Selatan sakit karena kelelalahan.
Lalu PTPS 22 an Kelurahan Lingkar Selatan Kecelakaan dan dibawa ke Puskemas dan Panwaslu Talangbakung dirawat di rumah sakti dan harus diinfus.Terakhir di Kabupaten Bungo, Pengawas TPS Taman Agung, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo atas nama Wagino juga sakit karena kelalahan.
Sumber : Jamberita.com