Bawaslu Apresiasi Mahasiswa Fakultas Hukum Unja
|
Bawaslu Apresiasi Mahasiswa Fakultas Hukum Unja
Masuk Perempat Final Pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi sedang ikut serta dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi se-Indonesia. F/Humas
Jambi, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi menjadi salah satu peserta dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi se-Indonesia.
“Bawaslu Provinsi Jambi mengapresiasi Fakultas Hukum Unja yang sudah berpartisipasi dan berkompetisi dalam kegiatan debat Penegakan Hukum Pemilu,” ujar Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Wein Arifin, S.IP, M.IP.
Dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi se-Indonesia, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi berhasil masuk ke babak perempat final.
“Alhamdulillah utusan dari Provinsi Jambi, mahasiswa Fakultas Hukum Unja berhasil masuk ke babak perempat final dan gagal melaju ke semifinal,” tambahnya.
Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Wein Arifin, S.IP, M.IP saat memandu debat. F/Humas
Selain itu, Anggota Bawaslu Provinsi Jambi ini juga menjadi salah satu moderator dari 10 moderator yang ditunjuk pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi se-Indonesia di Jakarta dari tanggal 14 s.d 16 Desember 2019.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, acara Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antarperguruan Tinggi se-Indonesia yang diikuti 35 tim memberikan manfaat bagi Bawaslu dan demokrasi Indonesia.
"Peran mahasiswa bisa melahirkan pikiran-pikiran yang cerdas. Banyak manfaat yang kita peroleh terutama ide-ide dan kedewasaan dalam menyampaikan argumen. Ini luar biasa," katanya di Jakarta, Senin (16/12).
Terakhir, Dewi mengharapkan semua peserta untuk tetap semangat. Meskipun ada yang menang dan kalah, semua peserta debat adalah pemilik pengetahuan yang pantas menyandang gelar cendikiawan muda demokrasi Indonesia.
Oleh sebab itu, Dewi meminta seluruh peserta untuk terus belajar dan mendalami teori dan teknis kepemiluan. "Kita harapkan, mahasiswa dan mahasiswi ini kembali berjumpa di kompetisi debat tahun depan," tutupnya. (*)
Sumber : Humas Bawaslu Provinsi Jambi